Tingkatan Gejala Virus Corona

Severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) yang lebih dikenal dengan nama virus Corona adalah jenis baru dari coronavirus yang menular ke manusia. Virus ini bisa menyerang siapa saja, seperti lansia (golongan usia lanjut), orang dewasa, anak-anak, dan bayi, termasuk ibu hamil dan ibu menyusui.

Coronavirus adalah kumpulan virus yang bisa menginfeksi sistem pernapasan. Pada banyak kasus, virus ini hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan, seperti flu. Namun, virus ini juga bisa menyebabkan infeksi pernapasan berat, seperti infeksi paru-paru (pneumonia).

Infeksi virus Corona dapat menimbulkan gejala yang amat beragam. Sebagian besar penderita COVID-19 mengalami gejala yang bersifat ringan. Bahkan, ada orang yang terinfeksi virus ini namun tidak menunjukkan gejala apa pun, atau dikenal dengan sebutan Orang Tanpa Gejala (OTG).

Namun, pada sekelompok orang, khususnya lanjut usia (lansia) dan orang dengan daya tahan tubuh yang lemah, gejala infeksi virus Corona bisa cukup berat hingga dapat membahayakan nyawa.

Orang yang mengalami gejala infeksi virus Corona ringan dapat menjalani isolasi mandiri di rumah, sedangkan orang yang mengalami gejala sedang hingga berat perlu menjalani perawatan dan pemantauan secara ketat di rumah sakit

Gejala Infeksi Virus Corona

Gejala awal infeksi virus Corona atau COVID-19 bisa menyerupai gejala flu, yaitu demam, pilek, batuk kering, sakit tenggorokan, dan sakit kepala. Setelah itu, gejala dapat hilang dan sembuh atau malah memberat. Penderita dengan gejala yang berat bisa mengalami demam tinggi, batuk berdahak bahkan berdarah, sesak napas, dan nyeri dada. Gejala-gejala tersebut muncul ketika tubuh bereaksi melawan virus Corona. Gejala infeksi virus Corona terbagi menjadi 3 kategori, yaitu:

Kategori ringan

Gejala infeksi virus Corona yang bersifat ringan menyerupai gejala flu, seperti demam, batuk kering, dan mudah merasa lelah. Terkadang, gejala tersebut juga disertai sakit tenggorokan, pilek, atau sakit kepala.

Ciri khas dari gejala infeksi virus Corona ringan adalah tidak adanya sesak napas atau gangguan pernapasan berat. Gejala-gejala tersebut juga biasanya dapat mereda atau membaik dengan sendirinya dalam waktu 7–10 hari.

Kategori sedang

Gejala infeksi virus Corona termasuk kategori sedang apabila terdapat gejala batuk atau demam, namun lebih parah daripada gejala infeksi virus Corona ringan. Batuk yang dirasakan oleh penderita infeksi virus Corona kategori sedang juga bisa berlangsung lebih lama.

Selain itu, gejala infeksi virus Corona kategori sedang juga bisa disertai beberapa gejala lain, seperti:

  • Napas terasa sesak atau berat saat beraktivitas, misalnya ketika berolahraga atau naik tangga
  • Diare
  • Mual dan muntah
  • Sakit kepala
  • Mulut kering
  • Badan terasa nyeri dan linu
  • Nafsu makan berkurang

Pada tahap ini, penderita COVID-19 mungkin masih mampu melakukan berbagai aktivitas, seperti menyiapkan makanan atau merapikan tempat tidur. Hanya saja, tubuhnya akan lebih mudah terasa lemas setelah beraktivitas.

Gejala infeksi virus Corona kategori sedang pun umumnya berlangsung lebih lama daripada gejala infeksi virus Corona kategori ringan, yaitu sekitar 7­–14 hari.

Anda bisa berkonsultasi dengan dokter melalui layanan telemedicine untuk mendapatkan pengarahan mengenai obat yang bisa dikonsumsi untuk meringankan gejala. Jika gejala infeksi yang Anda rasakan semakin berat, segera hubungi rumah sakit terdekat.

Kategori berat atau parah

Gejala COVID-19 kategori berat umumnya menyerupai gejala infeksi paru-paru atau pneumonia, yang ditandai dengan sesak napas parah hingga membuat penderitanya sulit untuk beraktivitas dan berbicara. Selain itu, sesak napas juga bisa terjadi meski penderita hanya melakukan aktivitas ringan atau bahkan saat beristirahat.

Jika tidak segera mendapatkan penanganan, penderita COVID-19 dengan gejala berat berisiko tinggi terkena komplikasi yang berbahaya, seperti gagal napas, hipoksia atau kekurangan oksigen, dan syok.

Selain sesak napas yang sangat parah, orang yang mengalami gejala infeksi virus Corona berat akan merasakan gejala-gejala berikut ini:

  • Demam tinggi yang menetap hingga lebih dari 7 hari
  • Nyeri dada
  • Bibir, kulit, dan wajah tampak kebiruan
  • Kulit pucat dan keringat dingin
  • Linglung secara tiba-tiba
  • Dada berdebar-debar
  • Pusing atau sakit kepala berat

Gejala infeksi virus Corona kategori berat lebih umum terjadi pada penderita yang sudah berusia lanjut atau memiliki penyakit penyerta, seperti:

  • Penyakit paru-paru kronis, misalnya asma dan PPOK
  • Gangguan jantung, misalnya penyakit jantung koroner dan gagal jantung
  • Daya tahan tubuh lemah, misalnya karena HIV/AIDS, kanker, diabetes, atau efek samping obat-obatan seperti kemoterapi
  • Obesitas
  • Kerusakan atau gangguan fungsi organ, seperti ginjal atau hati
  • Kendati demikian, pada beberapa kasus, gejala berat juga terjadi pada penderita COVID-19 yang usianya masih muda dan tidak memiliki kondisi medis serius sebelumnya.
  • Penderita COVID-19 dengan gejala yang berat, sedang, atau ringan, maupun orang yang terinfeksi virus Corona namun tidak bergejala tetap bisa menularkan virus Corona ke orang lain.
  • Oleh karena itu, untuk mencegah penularan dan mengurangi risiko terpapar virus Corona, ingatlah untuk selalu menerapkan langkah-langkah pencegahan COVID-19 dengan rajin mencuci tangan, menjaga jarak minimal 1 meter saat berinteraksi dengan orang lain, mengenakan masker, dan menerapkan gaya hidup sehat, termasuk menjalani fase new normal.
  • Anda juga perlu mewaspadai munculnya gejala infeksi virus Corona agar bisa segera melakukan isolasi mandisi dan mencari pertolongan dokter bila mengalami gejala yang berat.
Pengobatan Virus Corona (COVID-19)

Belum ada obat yang benar-benar efektif untuk mengatasi infeksi virus Corona atau COVID-19. Pilihan pengobatan akan disesuaikan dengan kondisi pasien dan tingkat keparahannya. Beberapa pasien dengan gejala ringan atau tanpa gejala akan di sarankan untuk melakukan protokol isolasi mandiri di rumah sambil tetap melakukan langkah pencegahan penyebaran infeksi virus Corona.

Selain itu, dokter juga bisa memberikan beberapa beberapa langkah untuk meredakan gejalanya dan mencegah penyebaran virus corona, yaitu:

  • Merujuk penderita COVID-19 yang berat untuk menjalani perawatan dan karatina di rumah sakit rujukan
  • Memberikan obat pereda demam dan nyeri yang aman dan sesuai kondisi penderita
  • Menganjurkan penderita COVID-19 untuk melakukan isolasi mandiri dan istirahat yang cukup
  • Menganjurkan penderita COVID-19 untuk banyak minum air putih untuk menjaga kadar cairan tubuh