Sering Sesak nafas dan cara sederhana menanganinya

Sesak nafas merupakan salah satu penyakit yang dapat menyerang secara tiba-tiba. Namun umumnya, penyakit ini biasa menyerang saat udara sedang dingin. Banyak yang menganggap remeh pada penyakit ini. Padahal apabila penyebab sesak nafas ini tidak ditangani dengan baik, bisa menjadi semakin parah bahkan menyebabkan kematian.

Sesak nafas merupakan penyakit yang berkaitan erat dengan sistem pernapasan. Penyakit ini disebabkan oleh menyempitnya saluran pernapasan atau adanya peradangan. Sesak napas sendiri adalah kondisi ketika Anda kesulitan dalam bernapas atau tidak cukup mendapat asupan udara. Ada beberapa penyebab yang memungkinkan Anda sesak napas. Ingin tahu apa saja penyebabnya?

Penyebab Sesak Napas

Seseorang mengalami sesak napas bisa disebaabkan karena berbagai faktor antara lain:

  • Faktor obesitas
  • Berolahraga terlalu berat
  • Berada di suhu ekstrem atau daerah dingin
  • Alergi, misalnya karena debu, polusi, bulu hewan peliharaan, asap rokok
  • Tekanan darah rendah
  • Keracunan karbon monoksida
  • Tanda penyakit seperti asma, sinusitis, tuberkulosis, anemia, pneumonia, kanker paru-paru, dan jantung

Dari kondisi yang telah disebutkan di atas, penyebab umum yang kerap memicu kondisi sesak napas adalah asma, penyakit yang berhubungan dengan paru-paru dan jantung. Sesak napas yang disebabkan oleh kondisi tersebut biasanya berlangsung dalam jangka panjang atau disebut juga dengan istilah kronik.

Untuk mengetahui penyebab sesak napas yang Anda rasakan, sebaiknya memeriksakan diri ke dokter agar mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut. Biasanya, dokter akan menanyakan riwayat kesehatan Anda dan keluarga.

Pemeriksaan fisik dan berbagai tes juga akan dilakukan, contohnya tes darah, foto Rontgen, dan tes pernapasan spirometri. Pemeriksaan darah digunakan untuk menilai kesehatan secara umum. Sedangkan foto Rontgen, atau jika perlu CT-scan, dilakukan untuk mengetahui gambaran kondisi paru-paru, jantung, dan tulang. Pada tes pernapasan spirometri akan diketahui berapa banyak udara yang bisa Anda embuskan dan seberapa cepat Anda mengembuskannya.

Tes alergi juga mungkin bisa membantu dokter mengetahui penyebab sesak napas. Seperti yang disebutkan di atas, penyebab sesak napas paling umum adalah asma, tapi pemicu terbesar asma adalah alergi.

Mengetahui penyebab pasti mengapa Anda sesak napas sangat penting, karena hasilnya akan dijadikan patokan untuk menangani sesak napas secara efektif

Cara sederhana mengatasinya

Ketika kamu tiba-tiba sesak napas, ada beberapa cara yang bisa dilakukan, sebagai berikut:

·         Ubah Posisi

Pertolongan pertama untuk mengatasi sesak napas yaitu mengubah posisi yang dapat menenangkan tubuh.

Misalnya, duduk dengan menyenderkan kepala ke meja, berdiri sambil bersandar, dan berbaring.

Namun, jika kondisi sesak napas semakin parah, segeralah lakukan pemeriksaan ke dokter.

·         Hindari Hal Pemicu Sesak Napas

Kamu selalu sesak napas saat bersinggungan atau bersentuhan dengan suatu benda?

Jika iya, kemungkinan besar penyebab sesak napas kamu selama ini dikarenakan alergi.

Coba lakukan tes darah untuk mengetahui apakah kamu memang terindikasi memiliki alergi atau tidak.

Entah itu alergi karena debu, asap rokok, polusi udara, bulu hewan, serbuk sari, atau lainnya.

Apabila hasil menunjukkan positif alergi, hindarilah hal pemicu sesak napas karena alergi tersebut.

·         Pursed Lip Breathing

Cara sederhana mengendalikan sesak napas adalah pursed lip breathing melalui mulut.

Mungkin terdengar asing ya istilah pursed lip breathing? Namun, kamu pasti pernah melakukannya.

Pursed lip breathing merupakan teknik pernapasan saat menarik napas melalui hidung dan dihembuskan melalui mulut.

Dengan cara ini, laju pernapasan perlahan akan melambat dan efektif mengurangi sesak napas.

·         Minum Air Jahe Hangat 

Konsumsi jahe segar dengan air hangat dapat membantu mengatasi sesak napas yang datang tiba-tiba.

Studi menunjukkan bahwa air jahe hangat efektif melawan virus infeksi pernapasan penyebab sesak napas.