6 Godaan Untuk Merokok dan Cara Melawannya

6-godaan-untuk-merokok-dan-cara-melawannya

Godaan MerokokKecanduan nikotin terkenal sulit sekali di atasi. Namun demikian godaan psikologis yang ada di sekitar kebiasaan Anda merokok bahkan lebih sulit lagi ditanggulangi dari pada nikotin itu sendiri. Menurut Michael Miller, MD, seorang ahli yang biasa menangani masalah kecanduan, kebiasaan merokok sulit sekali ditinggalkan sebagian karena sifatnya repetitif. “perokok seringkali menyalakan rokok mereka seiring dengan berjalannya aktivitas lain yang dikaitkan dengan kebiasaan mereka tersebut. Menyetir misalnya, atau berbicara lewat telepon, atau sebagai teman minum kopi”, kata Miller.

Bila Anda ingin sukses berhenti merokok, terlebih dahulu Anda harus mengenali faktor-faktor yang memicu Anda menyalakan rokok Anda dan berupaya untuk menangani faktor-faktor pemicu tersebut.

1. Makan

Bagi sebagian besar perokok, merokok setelah makan adalah sebuah keharusan dan dianggap sebagai prosesi penutup makan yang ternikmat. Untuk mengatasi keinginan untuk merokok setelah makan, segeralah meninggalkan meja begitu selesai makan dan lakukan hal lain yang menarik minat Anda sehingga Anda “lupa” untuk merokok, begitu saran para ahli. Apa saja yang penting bisa membuat Anda sibuk dan pikiran Anda menjauh dari rokok.

2. Kopi

Rokok dan kopi adalah kombinasi sempurna yang telah mengilhami sekian banyak film dan lagu. Sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2007, Misalnya, menemukan bahwa kopi kelihatannya membuat rokok menjadi terasa semakin nikmat. “Sudah menjadi hal umum bagi perokok bahwa nikotin dan kafein adalah kombinasi yang paling mereka sukai,” kata pemimpin studi tersebut, Jospeh McClemon, Phd, dari Duke University. “Alasannya sederhana saja. Paduan antara kopi dan rokok memang nikmat sekali rasanya seperti Oreo dan Susu.”

Untuk menghindari godaan merokok dan kopi kegemaran Anda, cobalah mengubah rutinitas Anda. Cari tempat ngopi yang baru, minum kopi pagi hari Anda agak lebih siang dari biasanya, atau berhenti saja minum kopi dan ganti dengan minum susu atau air putih.

3. Alkohol

Sama halnya dengan kopi, banyak perokok sering menikmati rokok mereka bersama segelas bir. (studi yang dilakukan McClernon menemukan bahwa alkohol juga membuat rokok terasa lebih nikmat. Setelah Anda berikrar untuk berhenti merokok, jauhilah minuman beralkohol. Para ahli menyarankan Anda untuk mengurangi konsumsi minuman beralkohol Anda atau bahkan menghentikannya sama sekali bila Anda serius untuk berhenti merokok.

4. Stres

Meskipun merokok sebenarnya dapat membuat Anda rentan terhadap stres, anehnya para perokok cenderung untuk mencoba mengatasi stres mereka dengan rokok. Dan mereka mngaku merasa lebih relaks setelah merokok. Jadi, tidak heran bila stres merupakan salah satu pemicu bagi Anda untuk menyalakan rokok. Jika Anda ingin berhenti merokok, jangan mencoba mengatasi stres Anda dengan kembali merokok. Cobalah strategi lain seperti yoga atau meditasi.

5. Mengemudi

Bagi sebagian besar perokok, mobil mereka adalah lounge berjalan. Anda pasti akan tergoda untuk menyalakan rokok Anda bila sedang terjebak di kemacetan jakarta. Itu sebabnya Anda perlu untuk mengkritik pemerintah kota Jakarta yang tidak kunjung berhasil mengurangi kemacetan. Namun, sambil Anda melontarkan kritik pedas dan menunggu pemerintah melakukan tindakan nyata untuk mengatasi kemacetan, singkirkan lighter dan sediakan permen di mobil Anda. Dan, yang paling penting, jangan menyimpan rokok di mobil anda.

6. Sesama perokok

Godaan MerokokArea di luar gedung kantor Anda dan restoran adalah tempat berkumpulnya para perokok. Jika mungkin, hindarilah tempat-tempat itu. Jika Anda sedang berada di sebuah pesta atau event sosial lainnya, dan orang-orang di sekitar Anda mulai merokok, pindahlah ke ruangan lain.

Incoming search terms:

  • Mengatasi godaan rokok

You may also like...

Powered by Yahoo! Answers