15 Cara Rokok Merusak Kecantikan Wanita

15-cara-rokok-merusak-kecantikan-wanita

gambar wanita-perokok 1

Tahukah anda bahwa setiap batang rokok yang anda hisap akan meninggalkan jejak yang sangat sulit untuk dihilangkan? Yah, kebiasaan merokok anda akan merusak kecantikan wajah anda. Bahkan sebelum anda terkena serangan jantung atau radang paru-paru. Tidak keren kan?

Tidak percaya? Baca artikel 15 Cara Rokok Merusak Kecantikan Wanita ini dan ketahuilah bagaimana kebiasaan merokok merusak kecantikan anda. Tidak tanggung-tanggung, serangannya mengarah pada 15 titik kecantikan anda.

1. Kantung mata

Pasti Anda membenci wajah Anda yang kurang tidur di depan cermin pada pagi hari. Kantung mata yang menggantung menjadi cacat bagi kecantikan Anda. Nah, juka anda punya kebiasaan merokok, kantung mata adalah hal yang akan anda akrabi setiap pagi. Menurut penelitian yang dulakukan oleh John Hopkins, risiko Anda mengalami masalah tidur adalah empat kali lebih besar dari pada teman Anda yang tidak merokok. Kenapa begitu? Merokok di malam hari akan membuat tubuh Anda “terjaga”. Dan dari situlah asal-muasalnya kantung mata yang anda lihat di pagi hari.

2. Psoriasis

Psoriasis adalah sebuah penyakit tidak menular yang gejala utamanya adalah munculnya warna abu-abu atau keperakan pipih pada kulit yang merah dan meradang. Psoriasis sebenarnya gejala yang umum terjadi, bahkan meskipun Anda tidak punya kebiasaan merokok. Namun demikian, jika Anda punya kebiasaan merokok, risiko Anda terhadap masalah kulit ini meningkat drastis.

Menurut sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2007, jika Anda merokok sebungkus sehari selama 10 tahun atau kurang, risiko Anda mengalami psoriasis meningkat 20%. Bila kebiasaan merokok Anda sudah mencapai 11-20 tahun risiko Anda meningkat 60%. Dan jika kebiasaan itu sudah berjalan lebih dari 20 tahun, risiko Anda lebih dari 200%! (Bahkan ibu hamil yang menjadi perokok pasif diperkirakan juga mengalami peningkatan risiko).

3. Karang gigi

Apakah anda ingin tetap memiliki senyum yang indah? Kalau Anda merokok, lupakan saja keinginan itu. Nikotin adalah zat yang paling ampuh bila Anda ingin menandai gigi Anda dengan bekas tidak dapat dihilangkan dengan cara biasa. Jadi, selain pengeluaran untuk membeli rokok, Anda juga harus memasukan biaya pemutih gigi di pos pengeluaran rutin Anda.

4. Penuaan dini dan keriput

Para ahli sepakat bahwa merokok dapat mempercepat terjadinya penuaan pada tubuh Anda. Tidak heran bila perokok biasanya terlihat 1,4 tahun lebih tua dari rata-rata orang yang tidak merokok. Kenapa kulit anda bisa keriput karena merokok? Kulit Anda bisa kelihatan segar dan sehat karena mendapatkan pasokan nutrisi dan oksigen dari yang beredar di pembuluh darah yang berada di bawah kulit. Nah, kebiasaan Anda merokok menghambat kelancaran darah itu, sehingga kulit Anda tidak mendapatkan pasokan nutrisi yang memadai.

5. Kuku kuning

Nikotin pada rokok tidak hanya meninggalkan bekas pada gigi Anda. Zat ini juga meninggalkan bekas yang membandel di kuku-kuku jari Anda. Jika Anda mencari di internet, Anda akan menemukan sejumlah solusi untuk masalah ini. Seperti jus lemon, zat pemutih, dan lain-lain. Terkadang solusinya sungguh sangat menyakitkan. Jadi, bukankah lebih mudah mengatasinya bila Anda berhenti saja dari kebiasaan buruk Anda ini?

6. Rambut menipis

Bukan hanya membuat kulit Anda jadi keriput, merokok juga merusak rambut Anda. Para ahli berpendapat bahwa racun kimia dalam rokok dapat merusak DNA pada folikel rambut Anda dan menghasilkan sel radikal bebas yang merusak pula.

Hasilnya: para perokok memiliki rambut yang lebih tipis dan cenderung lebih cepat memudar warnanya dari pada mereka yang tidak merokok. Itu juga kalau para perokok itu memang masih punya rambut.

Sebuah penelitian di Taiwan tahun 2007 menemukan bahwa pria yang merokok memiliki risiko dua kali lebih besar kehilangan rambutnya dari pada pria yang tidak merokok. Itu setelah memperhitungkan juga faktor perontok rambut seperti pertambahan usia dan genetik.

7. Parut

Nikotin juga bisa menyebabkan vasoconstriction, penyempitan pembuluh darah yang dapat menghambat peredaran darah baik di area wajah maupun bagian tubuh lainnya. Ini membuat pasokan oksigen pada sel-sel tubuh Anda menjadi terhambat. Artinya, jika anda terluka, Anda akan lebih lama sembuh. Dan luka Anda biasanya lebih besar dan lebih merah dari pada yang di alami oleh mereka yang tidak merokok.

8. Gigi tanggal

gambar wanita-perokok 2Merokok membuat Anda berisiko besar mengalami berbagai macam masalah gusi dan gigi, termasuk penyakit gusi dan gigi, termasuk penyakit gusi dan kanker mulut. Faktanya, menurut penelitian tahun 2005 yang dilakukan di Inggris dan diterbitkan di Journal of Clinical Periodontology, para perokok punya risiko enam kali lebih besar mengalami sakit gigi dan mulut ketimbang mereka yang tidak merokok. Apa Anda masih mau menunggu sampai menemukan diri Anda duduk di kursi pasien dokter gigi baru Anda mau mulai berpikir untuk berhenti merokok?

 

9. Pudarnya cahaya wajah Anda

Pernah memperhatikan bahwa kulit teman Anda yang merokok biasanya lebih pudar? Yah, memang. Sebuah studi yang dilakukan sejak lama 1985, menemukan bahwa wajah seseorang perokok digambarkan sebagai wajah yang memerlukan perawatan fasial lengkap berkeriput dan kusam. Asap rokok mengandung karbonmonoksida, yang menghapuskan kandungan oksigen dari kulit Anda, dan nikotin, yang menghambat kelancaran peredaran darah sehingga kulit Anda menjadi kering dan warnanya memudar. Merokok juga menghilangkan berbagai macam nutrisi dari tubuh Anda termasuk vitamin C yang melindungi dan memperbaiki kulit dari kerusakan.

10.  Kemampuan menyembuhkan diri

Sejumlah penelitian menemukan bahwa tubuh seseorang perokok tidak memiliki kemampuan menyembuhkan diri yang baik. Ini menyebabkan bila seorang perokok menjalani operasi kecantikan seperti face-lift, ekstrasi gigi, dan prosedur periodontal, mereka tidak dapat sembuh dengan baik dan cepat sebagaimana kemampuan yang dimiliki oleh tubuh seorang yang tidak merokok.

Jadi begitu rokok membuat kulit wajah Anda mengeriput, Anda akan lebih sulit untuk memperbaikinya meskipun dengan menjalani operasi kosmetik. (Dan dokter bedah Anda mungkin tidak akan mau menjalankan prosedur kosmetik terhadap diri Anda sebelum Anda menghentikan kebiasaan Anda merokok).

11.  Kutil

Ini sedikit menjijikan. Namun, untuk alasan yang belum jelas benar, perokok biasanya lebih rentan terkena infeksi virus papiloma, virus yang dapat menyebabkan tumbuhnya kutil, termasuk yang tumbuh di area kelamin. Meskipun penyakit jenis ini yang muncul di area kelamin biasanya di tularkan melalui hubungan seksual, namun kebiasaan merokok juga ditemukan dapat menjadi faktor risiko. Bahkan meskipun jumlah partner seks juga ikut diperhitungkan, menurut sebuah studi, wanita dengan kebiasaan merokok punya risiko terserang virus ini empat kali lebih besar dari pada wanita yang tidak merokok.

12.  Kanker kulit

Merokok merupakan penyebab utama serangan kanker, termasuk didalamnya kanker paru, tenggorokan, dan mulut. Oleh karena itu tidak heran bila rokok juga dapat meningkatkan risiko Anda mengalami masalah kanker kulit. Faktanya, menurut studi yang dilakukan pada tahun 2001 lalu, perokok kemungkinannya tiga kali lebih besar mengalami carcinoma, salah satu tipe kanker kulit paling umum, dari pada mereka yang tidak merokok.

13.  Stretch mark

Nikotin yang terkandung dalam rokok merusak serat dan jaringan kulit Anda sehingga menyebabkan kulit kehilangan elastisitas dan kekuatannya.

Dan, barangkali belum Anda ketahui, strech mark yang biasanya muncul karena Anda mengalami pertambahan berat badan yang drastis (seperti pada kehamilan) dapat juga muncul karena kebiasaan Anda merokok!

14.  Perut buncit

Rokok dapat menghilangkan nafsu makan anda, dan seringkali perokok memiliki berat badan yang lebih ringan dari pada orang yang tidak merokok sama sekali. Namun demikian, jangan cepat-cepat mengambil kesimpulan bahwa rokok dapat menjadi masalah berat badan Anda. Sebuah studi di Belanda pada 2009 menemukan bahwa perokok memiliki lemak vesceral lebih banyak di lingkar perutnya ketimbang orang yang tidak merokok. Lemak yang tersembunyi di dalam kulit Anda ini dapat menimbuni organ internal Anda dan memicu risiko serangan berbagai macam penyaki, misalnya diabetes.

15.  Katarak

Sebagian besar dari kita kemungkinan akan mengalami katarak dengan tingkat keparahan yang berbeda-beda di usia 80. Namun, kebiasaan merokok dapat meningkatkan risiko katarak karena membuat lensa mata Anda mengalami stres oksidatif yang berlebihan.

Faktanya, menurut sebuah penelitian, bila kebiasaan merokok tetap diteruskan, risiko Anda mengalami katarak akan meningkat 22%.

Kabar baiknya: tidak ada kata terlambat untuk berhenti jumlah batang rokok yang Anda hisap merupakan faktor risiko yang lebih penting ketimbang faktor berapa lama Anda sudah punya kebiasaan merokok.

Incoming search terms:

  • langkah rokok merusak kulit

You may also like...

Powered by Yahoo! Answers